|
STABILITAS
SISTEM KEUANGAN
|
|
DEFINISI
Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) sebenarnya belum memiliki definisi baku
yang telah diterima secara internasional. Oleh karena itu, muncul beberapa
definisi mengenai SSK yang pada intinya mengatakan bahwa suatu sistem
keuangan memasuki tahap tidak stabil pada saat sistem tersebut telah
membahayakan dan menghambat kegiatan ekonomi.
Di bawah ini dikutip beberapa
definisi SSK yang diambil dari berbagai sumber:
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ø Arti stabilitas sistem keuangan dapat dipahami dengan melakukan
penelitian terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan instabilitas di
sektor keuangan.
Ø Ketidakstabilan sistem keuangan dapat dipicu oleh berbagai macam penyebab
dan gejolak. Hal ini umumnya merupakan kombinasi antara kegagalan pasar, baik
karena faktor struktural maupun perilaku.
Ø Kegagalan pasar itu sendiri dapat bersumber dari eksternal
(internasional) dan internal (domestik).
Ø Risiko yang sering menyertai kegiatan dalam sistem keuangan antara lain
risiko kredit, risiko likuiditas, risiko pasar dan risiko operasional.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ø Meningkatnya kecenderungan globalisasi sektor finansial yang didukung
oleh perkembangan teknologi menyebabkan sistem keuangan menjadi semakin
terintegrasi tanpa jeda waktu dan batas wilayah. Selain itu, inovasi produk
keuangan semakin dinamis dan beragam dengan kompleksitas yang semakin tinggi.
Ø Berbagai perkembangan tersebut selain dapat mengakibatkan sumber-sumber
pemicu ketidakstabilan sistem keuangan meningkat dan semakin beragam, juga
dapat mengakibatkan semakin sulitnya mengatasi ketidakstabilan tersebut.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ø Identifikasi terhadap sumber ketidakstabilan sistem keuangan umumnya
lebih bersifat forward looking (melihat kedepan). Hal ini dimaksudkan untuk
mengetahui potensi risiko yang akan timbul serta akan mempengaruhi kondisi
sistem keuangan mendatang.
Ø Atas dasar hasil identifikasi tersebut selanjutnya dilakukan analisis
sampai seberapa jauh risiko berpotensi menjadi semakin membahayakan, meluas
dan bersifat sistemik sehingga mampu melumpuhkan perekonomian.
|
|
|
|
PENTINGNYA
STABILITAS SISTEM KEUANGAN
Sistem keuangan memegang peranan yang sangat penting dalam perekonomian.
Sebagai bagian dari sistem perekonomian, sistem keuangan berfungsi
mengalokasikan dana dari pihak yang mengalami surplus kepada yang mengalami
defisit. Apabila sistem keuangan tidak stabil dan tidak berfungsi secara
efisien, pengalokasian dana tidak akan berjalan dengan baik sehingga dapat
menghambat pertumbuhan ekonomi. Pengalaman menunjukkan, sistem keuangan yang
tidak stabil, terlebih lagi jika mengakibatkan terjadinya krisis, memerlukan
biaya yang sangat tinggi untuk upaya penyelamatannya.
Pelajaran berharga pernah dialami Indonesia ketika terjadi krisis
keuangan tahun 1998, dimana pada waktu itu biaya krisis sangat signifikan.
Selain itu, diperlukan waktu yang lama untuk membangkitkan kembali kepercayaan
publik terhadap sistem keuangan. Krisis tahun 1998 ini membuktikan bahwa
stabilitas sistem keuangan merupakan aspek yang sangat penting dalam
membentuk dan menjaga perekonomian yang berkelanjutan. Sistem keuangan yang
tidak stabil cenderung rentan terhadap berbagai gejolak sehingga mengganggu
perputaran roda perekonomian.
Secara umum dapat dikatakan bahwa ketidakstabilan sistem keuangan dapat
mengakibatkan timbulnya beberapa kondisi yang tidak menguntungkan seperti:
Atas dasar kondisi di atas, upaya untuk menghindari atau mengurangi
risiko kemungkinan terjadinya ketidakstabilan sistem keuangan sangatlah
diperlukan, terutama untuk menghindari kerugian yang begitu besar lagi.
|
Blog ini kami persembahkan sebagai wujud dedikasi kami sebagai mahasiswa angkatan tahun 2014 kepada Program Magister Notariat Untag Semarang.
Kamis, 12 Maret 2015
STABILITAS SISTEM KEUANGAN
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar